Keberanian Melakukan Eksperimen

Minggu, 31 Maret 20131komentar

Beberapa waktu yang lalu saat akan ke bandara, saya turun di Ramayana tidak masuk ke terimanal Bungurasih, sambil melepas lelah saya ngopi, didepan saya ada roti isi selai, saya tertarik untuk melihat dan merasakan termasuk menanyakan harganya, kaget juga saat di jawab oleh penjualnya "harganya Rp. 500,- , dari produsen Rp. 400,- per biji ", setelah saya rasakan yaa.... memang sesuai dengan harganya :) Kalau saya lihat ukurannya berat bahan yang dipergunakan kurang lebih 50 gram, ini artinya untuk satu resep denga 1 kg tepung terigu dijadikan kurang lebih 40 biji, Rp. 16.000,- belum termasuk rusak atau kembali, lalu berapa biaya produksinya, padahal saat ini harga eceran tepung terigu kurang lebih Rp. 7.000,- . Taruhlah biaya produksi maksimal Rp. 12.000, lalu komponen bahan lainya bagaimana? :) Nyatanya bisa dan ada dipasaran!

Kalau di toko roti dengan besar yang sama dijual dengan harga Rp. 1.200,- per biji masih masuk akal dan memang rasanya juga lumayan :)

Dalam melakukan eksperimen pembuatan resep roti mesti memahami karakter dasar unsur unsur pembentuk rasa/bahan-bahan.
Ragi misalnya, mempunyai rasa dan bau yang khas demikian hanya kalau anda perhatikan resep  yang ada, dapat anda lihat komposisinya dalam roti, prosentase ragi dalam resep roti biasanya 2% dari berat tepung terigu dan kalau anda cermati aturan pakai pada kemasan ragi biasanya disebutkan pengunaan ragi antara 1 s/d 2 % dari berat tepung terigu. Hal ini tidak mungkin anda mainkan menjadi 10% disamping pemborosan, untuk apa? yang didapatkan hanyalah rasa asam, lha fermentasi terlalu lama saja rasa roti menjadi asam ! :)

Demikian halnya dengan bahan peningkat mutu, tidak perlu berfikir untuk bereksperimen dengan komponen bahan ini, ikuti saja aturan pakai dari pembuat produk. :)

Lalu apa yang dapat kita lakukan?

Tentu bahan yang lain, tepung terigu misalnya anda dapat memainkan komposisi tepung terigu protein tinggi dan protein sedang, bahkan memungkinkan memainkannya dengan tepung protein rendah, untuk itu meski memahami karakter dasar tepung terigu dalam pembuatan roti. Hal ini ini juga berpengaruh pada komponen biaya, karena biasanya tepung terigu protein tinggi lebih mahal dari pada tepung protein sedang, maupun rendah. Hal ini dapat dilakukan pada pembuatan roti manis dan roti isi, berbeda halnya dengan roti tawar yang kita harapkan benar benar mengembang :)

Selain tepung terigu, bahan lain yang dapat anda mainkan adalah telor. Dapat dihitung berapa besarnya biaya komponen telor dalam resep roti tawar misalnya, 4 kuning telor untuk 1 kg tepung terigu. Komponen telor sampai 20 % dari total biaya :x. Untuk mengehemat dapat anda ikutkan putih telurnya dan mengurangi jumlah telor, tapi jika anda menginginkan rasa lebih baik  justru tidak ada salahnya menambah kuning telur :)

Komponen bahan yang dapat anda mainkan adalah mentega/margarin. Dipasaran banyak beredar merk mentega/margarin dengan harga yang berbeda, tentu kualitasnya juga, biasnya yang harganya lebih murah akan terasa "ngenal", nah jika anda mengingkan kualitas rasa anda mesti memilih bahan yang berkualitas baik meski harganya mahal. Berbeda dengan anda yang menginginkan produk roti untuk yang kompetitif dipasaran tentu anda juga mesti pandai memilih bahan dengan kualitas baik dan harga yang murah :)

Susu bubuk, komponen bahan ini juga dapat anda mainkan dengan mengganti full cream misalnya atau bahkan tidak menggunakan bahan inipun tidak masalah, akan tetapi bermasalah pada kualitas rasa :)

Sebetulnya untuk membuat roti hanya memerlukan tepung terigu, gula, ragi dan air, cuma bagaimana rasanya :)

Komponen bahan telor, mentega/margarin, susu dan garam diperlukan untuk meningkatkan kualitas rasa pada roti. Sementara itu bahan peningkat mutu diperlukan untuk memperbaiki teksur roti :)

Bagaimana dengan anda?
Kembali pada apa yang anda ingin lakukan, membuat roti dengan kualitas bagus atau membuat roti yang kompetitif di pasaran? nah tentunya anda ingin membuat roti dengan kualitas bagus namun juga kompetitif dipasaran.... untuk itu perlu keberanian bereksperimen, termasuk keberanian memodifikasi resep :)

Share this article :

+ komentar + 1 komentar

11 Oktober 2015 19.42

halo mbak, aku kan lagi belajar masak nih, lagi browsing2 di internet jadi mampir deh ke blog mbak ini, seneng deh baca baca artikel artikel tulisan mbak, gini mbak.. waktu aku liburan.. aku jalan jalan ke lombok island sambil ingikutin paket wisata lombok dan aku beli oleh oleh di toko yang jual madu asli .. nah sekarang aku sedang cari cari resep makanan, resep kue, atau resep minuman yang berbahan dasar madu, nah mbak punya gak resep yang ada unsur madu nya biar aku bisa praktekkan ? Terimakasih ya ..

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pantes Bakery - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger